Saturday, 28 November 2015

Rumus Sukses Turunkan Berat Badan

By: nur salfiatika On: 02:40
  • Share The Gag
  • Menurunkan berat badan tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan, misalnya tidak makan sama sekali. Bukannya berat badan ideal yang dicapai, malah bisa sakit karena kekurangan nutrisi.

    dr Dasaad Muljiono, MBBS (Hons), FIHA, PhD, dari Bethsaida Hospitals mengatakan ada satu rumus sukses yang harus diperhatikan ketika sedang melakukan program penurunan berat badan. Rumus tersebut adalah mengetahui kandungan kalori dari makanan.

    "Misalnya kalau sarapan sehari-hari itu nasi putih 175, satu mangkuk itu 242 kalori. Nasi uduk 389 kalori, nasi goreng 637 kalori. Lalu makan siang sate ayam 338 kalori. Ini penting diketahui," tutur dr Dasaad, dalam seminar awam di Bethsaida Hospitals, Jl Boulevard Gading Serpong, Banten, Sabtu (28/11/2015).

    Dikatakan dr Dasaad, dengan menghitung kalori seseorang bisa mendapatkan berat idaman. Misalnya jika berat badan sudah berlebih, pola makan bisa diatur dengan mengganti menu makan yang lebih sedikit kalorinya.

    Ia menjelaskan bahwa 1 kg berat badan bisa disetarakan dengan 8.750 kalori. Dengan kata lain jika seseorang ingin menurunkan 1 kg berat badan, makan harus mengurangi asupan kalori sebesar 8.750 kalori. Begitu juga sebaliknya jika ingin menambahkan berat badan.

    "Jadi kalau ingin menurunkan 1 kg berat badan itu 8.750 harus dibagi dalam beberapa hari. Misalnya satu minggu, jadi satu hari harus pangkas 1.250 kalori," paparnya lagi.

    Caranya tentu saja dengan mengubah pola makan. Hindari makan tinggi kalori seperti makanan berlemak, makanan digoreng atau daging merah dan perbanyak konsumsi daging putih.

    "Kalau suka nyemil ganti cemilan, jangan nastar satu toples. Ganti jadi buah atau sayur yang kalorinya kecil jadi nggak apa-apa dimakan banyak-banyak," ungkapnya.

    itulah rumus sukses turunkan berat badan, semoga bermanfaat

    Tuesday, 24 November 2015

    Cara Alami Meredakan Punggung Nyeri Usai Melahirkan

    By: nur salfiatika On: 02:37
  • Share The Gag


  • Setelah melahirkan, tak jarang para ibu masih mengeluhkan nyeri punggung. Untuk mencegahnya, ada beberapa Cara Alami Meredakan Punggung Nyeri Usai Melahirkan


    Menurut fisioterapis Fiona Rogers, selama hamil, cobalah posisi seperti Anda sedang memeluk dan mengangkat bayi ketika melakukan perubahan gerakan, misalnya bangun dari lantai. Untuk melakukannya, Anda butuh mengangkat otot dasar panggul.

    "Kemudian, lakukan posisi memeluk dengan mengaktifkan otot-otot di dalam perut. Cara ini bisa membantu Anda terhindar dari nyeri punggung. Meskipun, kadang kala nyeri punggung juga bisa terjadi ketika ibu sudah melahirkan," tutur Rogers seperti dikutip dari Essential Baby pada Kamis (10/9/2015).

    Jika nyeri punggung terjadi setelah melahirkan, fisioterapis Melanie Platt mengungkapkan salah satu cara untuk meminimalisirnya yakni dengan melakukan latihan otot dasar panggul berupa kegel, setelah melahirkan. Cara ini, menurut Platt bisa dilakukan 24 jam setelah melahirkan normal.

    "Namun, butuh waktu lebih lama bagi mereka yang melahirkan caesar. Anda juga perlu melakukan peregangan, setidaknya 5-10 menit dua kali sehari sudah cukup. Namun, akan lebih baik lagi jika Anda berusaha mengubah postur tubuh Anda," kata Platt memberi saran.

    Caranya, dengan membiasakan duduk tegak dan memberi sandaran bantal di belakang punggung ketika menyusui si kecil. Selain itu, ketika mengangkat bayi, sebaiknya gunakan posisi yang tepat yakni dengan menekuk lutut dengan posisi tubuh tetap tegak, lalu baru angkat tubuh.

    Ketika mendorong kereta bayi, disarankan pula untuk mengatur tinggi pendorong kereta agar sejajar dengan pinggang sehingga lengan tidak terlalu pegal saat mendorongnya. Namun, ketika dirasa nyeri punggung sudah amat parah, Platt menyarankan Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

    "Untuk bokong yang sakit, Anda bisa meredakannya dengan latihan berupa duduk bersila lalu letakkan pergelangan kaki kiri di atas lutut kanan, begitu juga dengan kaki yang lain. Kemudian, condongkan tubuh ke depan lalu tahan selama beberapa detik," kata Roger.

    Nyeri punggung di area bawah juga bisa diredakan dengan telentang kemudian tekuk lutut lalu rekatkan ke dada satu per satu secara bergantian. Setelah itu, coba rekatkan kedua lutut bersamaan dan tahan selama beberapa detik.

    Sementara, untuk nyeri punggung bagian atas, Rogers menganjurkan Ibu untuk duduk dengan posisi lengan, telapak tangan, dan bahu sejajar. Kemudian, geser tangan kanan ke arah kiri di depan dada dan tarik tangan kanan ke belakang, seperti posisi menarik busur. Lalu, tengokkan kepala ke arah belakang. Lakukan gerakan yang sama pada sisi kiri tubuh.

    Itulah cara alami meredakan punggung nyeri usai melahirkan, semoga bermanfaat

    Cara Mengatasi Nyeri Punggung Saat Menstruasi

    By: nur salfiatika On: 02:37
  • Share The Gag
  • Beberapa perempuan mengalami nyeri pinggang saat menstruasi. Kadang kondisi ini cukup mengganggu. Bagaimana Cara mengatasinya Nyeri Punggung Saat Menstruasi?

    dr Mahdian Nur Nasution, SpBS dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang mengatakan nyeri saat menstruasi termasuk kategori ringan. Jika kondisi ini sudah benar-benar mengganggu, untuk meredakannya bisa dilakukan dengan mengonsumsi parasetamol.

    "Nyeri saat datang bulan termasuk nyeri ringan. Maka cukup dengan memberikan parasetamol yang aman digunakaan siapapun," ujar dr Mahdian, ditemui dalam acara media visit di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang, Jl Warung Buncit, Jakarta, Selasa(24/11/2010).

    Read More:Cara Alami Meredakan Punggung Nyeri Usai Uelahirkan

    Menurut dr Mahdian, 90 persen wanita yang mengalami nyeri punggung saat datang bulan dapat sembuh hanya dengan mengkonsumsi parasetamol. Namun, apabila masih terasa sakit disarankan untuk segera memeriksakan kondisinya ke dokter.

    "Untuk pengobatan nyeri ada tingkatannya. Kalau nyeri ringan bisa dengan mengkonsumsi parasetamol saja. Namun jika masih sakit bisa dengan obat  yang dianjurkan oleh dokter atau dengan melakukan terapi," lanjut dr Mahdian.

    Apabila telah melakukan berbagai macam cara tetapi nyeri pada punggung tidak hilang, maka tindakan yang bisa dilakukan adalah denga operasi. Meskipun begitu, tindakan operasi baru bisa dilakukan jika memang sudah parah dan tidak bisa disembuhkan dengan konsumsi obat.

    Read More:Nyeri Pinggang Bisa Jadi Gejala Batu Ginjal


    Seperti diketahui, premenstrual syndrome (PMS) sering dialami perempuan yang dirasakan sebelum menstruasi datang hingga beberapa hari ke depan. Keluhan yang paling umum adalah nyeri di payudara, sakit kepala, sakit punggung dan pinggang, perut kembung, nafsu makan meningkat, jerawat, suasana hati yang berubah dan mudah stres.

    Jika gejala yang muncul sampai mengganggu aktivitas sehari-hari maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter. PMS bisa dikurangi dengan mengonsumsi makanan yang sehat, minum banyak air, mengurangi rokok dan alkohol, olahraga, relaksasi dan berendam di air hangat.

    Itulah Cara mengatasi Nyeri Punggung Saat Menstruasi, smoga bermanfaat😊😊😊

    Nyeri Pinggang Bisa Jadi Gejala Batu Ginjal

    By: nur salfiatika On: 02:26
  • Share The Gag
  • Nyeri pinggang biasanya dikaitkan sebagai gejala permasalahan di otot. Padahal menurut dokter, nyeri pinggang juga bisa jadi gejala batu ginjal.
    dr Charles M Hutasoit, SpU dari Urology Centre RS Siloam Kebon Jeruk mengatakan nyeri pinggang merupakan gejala utama adanya batu ginjal. Nyeri pinggang pada gejala batu ginjal dikatakannya berbeda dengan nyeri pinggang akibat adanya masalah otot.

    "Kalau nyeri pinggang karena masalah otot biasanya membaik setelah mengubah posisi. Tapi nyeri pinggang pada batu ginjal tidak hilang, miring kiri, kanan, tengkurap tetap terasa nyeri," tutur dr Charles, dalam temu media di RS Siloam Kebon Jeruk, Jl Raya Perjuangan, Jakarta Barat, Kamis (6/8/2015).

    Nyeri pinggang karena batu ginjal juga tidak akan hilang setelah diurut atau dipijit. Meski begitu, nyeri ini perlahan-lahan akan berkurang karena tubuh sudah beradaptasi.

    Celakanya, nyeri hilang bukan berarti batu ginjal sudah sembuh. Dikatakan dr Charles bahwa jika tak tertangani nyeri akan muncul lagi, namun lebih hebat. Jika ini terjadi, bisa dipastikan batu ginjal sudah semakin membesar.

    dr Marto Sugiono, koordinator Urology Centre RS Siloam Kebon Jeruk mengatakan bahwa jika nyeri pinggang muncul disertai dengan kencing berdarah atau kencing berpasir, batu ginjal sudah harus ditangani. Salah satunya dengan menggunakan teknik extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL).

    "Jadi bukan menggunakan laser, tapi tetap ditembak namun yang ditembakkan itu gelombang suara. Prosedur ini beda dengan laser di mana ESWL ini termasuk tindakan non-invasif jadinya tidak perlu dioperasi," tutur dr Marto.

    Menggunakan alat khusus yang diimpor dari Jerman, dokter akan menembakkan gelombang kejut ke arah ginjal. Batu ginjal yang terkena gelombang kejut ini akan hancur dan keluar melalui proses urinisasi normal.

    Selain bukan tindakan operasi dan tak membutuhkan pembedahan, keunggulan lain dari metode ini adalah waktu tindakan yang sebentar. Dalam waktu kurang dari 3 jam, pasien sudah bisa kembali beraktivitas normal tanpa harus menjalani rawat inap.

    "Jadi nanti batu yang sudah hancur akan keluar sedikit-sedikit ketika kencing. Memang akan terasa cuma nggak nyeri karena sudah kecil-kecil bentuknya. Dalam waktu kurang dari dua pekan sudah hilang sama sekali batu ginjalnya," pungkasnya.(mrs/vit)

    semoga artikel "nyeri pinggang bisa jadi gejala batu ginjal" brmanfaat bagi anda semua :-)

    Sunday, 22 November 2015

    Tes Darah untuk Deteksi Gegar Otak

    By: nur salfiatika On: 00:02
  • Share The Gag
  • Bagaimana tes darah untuk deteksi gegar otak.  baik pada dewasa atau anak-anak biasanya bisa diketahui ketika menjalani CT Scan. Namun, sebuah studi baru-baru ini menyebutkan ada kemungkinan gegar otak pada anak bisa dideteksi melalui tes darah.

    Penelitian yang diterbitkan dalam Journal Academic Emergency Medicine edisi November, menemukan bahwa tes darah untuk mendetekai gegar otak bisa dengan mengukur kadar protein asam glial fibrillary (GFAP). Protein ini ditemukan dalam sel-sel yang mengelilingi neuron di otak.

    Penulis studi dr Linda Papa, seorang dokter pengobatan darurat di Orlando Health, Florida, mengatakan ketika otak terluka, GFAP dilepaskan ke dalam aliran darah sehingga mudah untuk mendeteksi. Untuk penelitian ini, 152 anak-anak yang mengalami cedera kepala dites darahnya dan menjalani CT scan.

    "Ketika seorang anak datang dengan cedera kepala, kita harus memutuskan apakah mereka mengalami gegar otak. Kami juga harus memutuskan apakah anak tersebut perlu CT scan," kata  seperti dikutip dari Safe Bee pada Minggu (22/12/2015).

    Papa dan rekan-rekannya membandingkan hasil tes CT scan dengan hasil dari tes darah. Tes darah dilakukan dalam waktu enam jam setelah cedera terjadi. Diketahui, CT scan dapat mengidentifikasi pasien yang menderita cedera otak traumatis, namun tes darah mendeteksi gejala gegar otak bahkan ketika gegar otak tidak terlihat dengan CT scan.

    Papa mengungkapkan tes darah juga mampu memberikan dokter gambaran seberapa parah cedera otak yang dialami anak. Papa berharap dapat mengembangkan tes mobile yang bisa diberikan kapan dan di mana. Tes ini dapat digunakan di lapangan bermain untuk membantu pelatih membuat keputusan apakah anak yang mengalami cedera bisa kembali ke dalam permainan.

    Para peneliti berencana melakukan studi lebih lanjut untuk memvalidasi hasil mereka dalam kelompok yang lebih besar.

    "Kami akan membuat tes darah yang akan membantu dokter membuat keputusan yang lebih baik. Mungkin nanti CT scan tidak perlu digunakan lagi, dan dapat mencegah risiko yang ditimbulkan pada sel-sel otak," ungkap Papa.

    Seperti diketahui, CT scan menggunakan radiasi untuk memindai kondisi otak. Paparan radiasi pastinya bisa berisiko pada keadaan otak anak yang tengah berkembang. Papa mengungkapkan sekitar 250 ribu anak-anak dirawat karena cedera otak seperti gegar otak setiap tahunnya.

    Sebuah tes sederhana tanpa harus menggunakan CT scan dan dapat mendiagnosis dengan tepat dirasa bisa mengubah cara menemukan gegar otak pada anak-anak. Gegar otak pada anak-anak timbul dengan gejala muntah, masalah keseimbangan, sakit kepala, pengelihatan kabur atau merasa grogi.

    "Untuk pasien, saya rasa ini akan membuat perbedaan yang besar. Saya tidak melakukan ini untuk keuntungan finansial, tetapi karena saya ingin mengembangkan tes darah yang bisa kita gunakan untuk membantu orang," jelas Papa.(rdn/vit)

    Itulah informasi tentang tes darah untuk deteksi gegar otak, semoga bermanfaat 😊😊😊

    Saturday, 21 November 2015

    Manfaat Yoga Untuk Ibu Hamil

    By: nur salfiatika On: 23:49
  • Share The Gag
  • Apakah manfaat yoga untuk ibu hamil. Ya, dengan yoga prenatal perempuan bisa menjalani kehamilan lebih nyaman.

    Yoga prenatal adalah yoga yang bisa dijalani oleh para perempuan yang sedang hamil.  Bahkan gerakan ini bisa dilakukan pula pada saat-saat kontraksi menjelang kelahiran bayi.

    "Manfaat yoga prenatal secara fisik adalah meningkatkan energi,  mengurangi keluhan fisik pada saat melahirkan,  baik back pain maupun pelvic pain," jelas instruktur yoga Tia Pratignyo dalam Namaste Festival di Hotel Sultan,  Jl Gatot Subroto,  Jakarta,  Minggu  (22/11/2015).

    Read More :Bertubuh Gemuk Bukan Berarti Tidak Bisa Melakukan Beragam Gerakan Yoga

    Dituturkan Tia,  80 persen ibu hamil yang ditemuinya menyampaikan keluhan low back pain. Ini wajar terjadi karena janin makin besar dan makin mendorong ke belakang.

     Nah,  fokus yoga prenatal adalah pada tiga hal,  yakni pernapasan,  gerakan dan relaksasi. Yoga juga bisa menjadi sarana komunikasi dengan bayi,  di mana getaran cinta kasih ibu dan ayah bisa tersalur melalui yoga.


    Dengan yoga,  pernapasan dilatih untuk bisa lebih teratir dan napas panjang.  Ini adalah hal penting untuk persiapan melahirkan dengan cara alami.

    "Kalau untuk pernapasan harus latihan tiap hari," saran Tia.

    Read More: Fakta Manfaat Senam Hamil

    Fakta Manfaat Senam Hamil

    By: nur salfiatika On: 23:42
  • Share The Gag
  • Bagaimana Fakta manfaat senam hamil. Senam hamil baik untuk tubuh dan bagi seorang ibu ada lagi manfaat tambahannya yaitu mengurangi nyeri persalinan. Biasanya senam rutin dilakukan pada trimester tiga namun tak ada salahnya jika dimulai lebih cepat.

    Spesialis kandungan dr Hari Nugroho, SpOG, dari RSUD Dr Soetomo mengatakan senam hamil adalah salah satu cara efektif menyiapkan agar persalinan berjalan lancar.

    "Mekanisme olahraga ini bukan membuat jalan lahir lebih terbuka, melainkan membuat pembuluh darah lebih baik, wanita tersebut lebih fit, sehingga lebih siap untuk proses yang lebih berat seperti melahirkan,"

    Senam hamil umumnya lebih terfokus untuk melatih otot panggul. Sebagai contoh ada senam SeGaR (sehat, bugar, dan rileks) yang terdiri dari 5 segmen yaitu pemanasan, latihan kardio, latihan penguatan otot, rileksasi, dan pendinginan.

    Sementara itu dr Sita Ayu Arumi, SpOG, dari RSU Bunda Menteng Jakarta menambahkan agar rasa nyeri bisa dikurangi lebih jauh, ada baiknya ibu hamil tak hanya latihan senam saja tapi juga belajar proses persalinan. Hal ini dilakukan untuk menyiapkan mental ibu sehingga tubuh bisa lebih rileks ketika tiba waktunya bersalin.

    "Faktor-faktor yang memengaruhi nyeri pada tiap wanita dipengaruhi kebugaran dan faktor psikologis seperti kecemasan," kata dr Sita.

    "Selain olahraga, ada baiknya ibu mempelajari bagaimana proses persalinan yang akan dihadapi. Hal ini membuat ibu lebih siap secara mental. Ibu juga bisa melakukan relaksasi dengan meditasi atau yoga," pungkasnya.

    Perasaan takut sakit ketika bersalin wajar dirasakan oleh ibu hamil. Nah untuk mengatasinya, ibu bisa mulai membiasakan senam hamil. Itulah manfaat senam hamil, semoga bermanfaat