Saturday, 14 November 2015

Tanda Rambut Rusak Akibat Sering Dicatok

By: nur salfiatika On: 23:12
  • Share The Gag
  • Bagaimana dampak rambut yang sering dicatok. Perlu anda ketahui tanda-tanda rambut rusak akibat sering di catok. penemuan alat pelurus rambut atau lebih dikenal catok rambut, tentu sangat memudahkan wanita dalam menata rambut.

    Berbagai gaya tatanan rambut mulai dari lurus, ikal bergelombang, hingga keriting dapat terwujud berkad alat penata rambut yang berdaya listrik tersebut.

    Sayangnya. penggunaan catok rambut yang rutin, bila tidak dibarengi dengan perawatan rambut yang tepat, dapat sangat berbahaya untuk kecantikan rambut.

    Rambut kering, bercabang, hingga rontok, merupakan beberapa kondisi yang dapat Anda alami ketika menggunakan catokan rambut secara berlebihan.

    Penata rambut profesional dari Irwan Team Design, dalam acara peluncuran produk pelurus rambut terbaru dari Panasonic di Mall Kota Kasablanka,, mengatakan bahwa sebenarnya rambut yang rusak parah dan tak boleh dicatok lagi memiliki ciri yang cukup mudah terlihat.


    "Kalau saat dicatok rambut sudah tak dapat berubah bentuk, berarti rambut sudah kehilangan elastisitas rambut, dan pencatokan harus segera dihentikan," ujar Dedy.

    Dedy menganjurkan, ada baiknya rambut yang sering dicatok untuk dirawar dengan masker rambut minimal satu minggu sekali.

    Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah penggunaan kondisioner. "Kondisioner penting untuk melindungi inti rambut saat terkena panas dari catokan," imbuhnya. 
    Itulah tanda-tanda rambut rusak akibat sering dicatok, semoga bermanfaat

    Manfaat Makan sehat Dan Olahraga

    By: nur salfiatika On: 23:04
  • Share The Gag
  • Inilah fakta manfaat makan sehat.Tanggal 14 November diperingati sebagai Hari diabetes Sedunia. Peringatan hari ini bukan mengenal apa itu penyakit diabetes, tetapi lebih mengajak orang mencegah terjadinya diabetes.

    Mencegahnya, tentu saja dengan melakukan pola hidup sehat. Terutama, konsumsilah makanan berigizi seimbang. Tinggalkan kebiasaan sering minum minuman manis, dan konsumsi makanan lemak berlebihan, seperti makan gorengan.

    Selain makanan, lakukanlah aktivitas fisik atau berolahraga minimal 30 menit per hari. Olahraga akan membuat tubuh sehat dan bugar. Menjaga pola makan dan olahraga teratur dapat mencegah seseorang menjadi obesitas sekaligus diabetes.

    Pencegahan selanjutnya, yaitu hentikan kebiasaan merokok. Berdasarkan survei yang pernah dilakukan, merokok meningkatkan risiko diabetes. Secara teori, barangkali banyak yang sudah paham betul bagaimana melakukan pola hidup sehat. Namun, kenyataannya tak semua orang bisa disiplin menerapkannya. Hari ini, sudahkah Anda makan seimbang dan olahraga?

    Ketahuilah, diabetes saat ini menjadi masalah di seluruh dunia. diabetes akan diderita seumur hidup dan menyebabkan komplikasi berbagai penyakit. Perubahan gaya hidup merupakan tantangan terbesar penanganan diabetes di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

    "Meningkatnya diabetes dikarenakan perubahan gaya hidup. Konsumsi gula tinggi, kurang olahraga. Kegemukan atau obesitas meningkat," ujar Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Idrus Alwi dalam jumpa pers Hari diabetes Sedunia di Jakarta, Sabtu (14/11/2015).

    Penyakit diabetes pun dikenal sebagai silent killer atau membunuh diam-diam, karena gejala awalnya tidak muncul. Sering kali diabetes baru diketahui setelah menimbulkan komplikasi.

    Tak hanya di perkotaan, diabetes juga terjadi pada orang-orang yang tinggal di pedesaan. Mulai dari kurang konsumsi sayur-sayuran, kurang olahraga karena terlalu asyik bermain gadget, dan kebiasaan merokok.

    "Status ekonomi semua kena. Penyakit ini enggak milih-milih. Semua bisa kena," kata Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Achmad Rudjianto.

    Saat ini, International diabetes Federation (IDF) memperkirakan ada 9 juta penduduk Indonesia yang hidup dengan diabetes. Jumlah ini telah menjadi beban kesehatan hingga meningkatkan kematian dini.

    Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Lily S Sulistyowati mengatakan, pemerintah pun saat ini menekankan upaya promotif dan preventif untuk menangani diabetes. Masyarakat, dimulai dari linkungan keluarga diharapkan membiasakan pola makan seimbang dan bergerak aktif.

    Alat Cuci Darah yang Efektif

    By: nur salfiatika On: 22:56
  • Share The Gag
  • Adakah alat cucu ginjal yang efektif. ya sekarang ada alat cuci darah yang efektif yang terbaru. Ketika fungsi ginjal seseorang menurun drastis, maka tak ada cara yang bisa dilakukan selain menjalani cuci darah. Tetapi prosedur ini tak hanya memakan banyak biaya, tetapi juga waktu dan tidak praktis.

    Hingga kemudian seorang peneliti dari Amerika terinspirasi untuk mengembangkan sebuah alat yang fungsinya seperti mesin cuci darah berjalan. Namanya Wearable Artificial Kidney atau disingkat WAK.
    "Saya sangat frustrasi, bahkan sampai sekarang, karena selama puluhan tahun kita harus melakukan dialisis dengan mesin besar," tutur sang penemu, Victor Gura dari University of California, Los Angeles kepada CNN dan dikutip pada Minggu (15/11/2015).

    Victor meyakini pasti ada cara yang lebih baik untuk memudahkan para pasien gagal ginjal ini. Dari situlah ia terinspirasi untuk menciptakan WAK. Dengan alat ini, pasien diharapkan tak perlu repot-repot ke rumah sakit lagi hanya untuk cuci darah, dan cuci darah dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun pasien mau.
    Alat ini sekilas mirip tas pinggang, dan dipakai dengan cara dilingkarkan di pinggang, lengkap dengan dua tali yang ditarik ke bahu agar alatnya berada pada posisi stabil.

    Cara kerjanya pun tak jauh berbeda dengan mesin dialisis. Jadi alat ini terhubung dengan pembuluh darah di tubuh pasien lewat kateter yang sudah dilengkapi dengan beberapa filter untuk memisahkan antara air, garam dan mineral dari dalam darah.
     Hanya saja filternya harus diganti tiap pekan, dan bahan-bahan kimia tertentu harus dimasukkan ke dalam alat itu setiap hari untuk membantu membersihkan air yang telah difilter. Untuk menjalankan alat itu sendiri, hanya dibutuhkan beberapa buah baterai bertenaga 9 volt.

    WAK sudah diujicobakan beberapa waktu lalu, dengan melibatkan tujuh orang pasien cuci darah di sebuah rumah sakit di Seattle. Alat itu mereka pakai selama 24 jam penuh. Selain lebih praktis, Victor mengatakan pasien masih bisa makan atau minum selama menjalani prosedur cuci darah dengan WAK. Padahal hal semacam ini tidak boleh dilakukan oleh pasien yang cuci darah dengan mesin dialisis sebab dapat memicu penumpukan mineral-mineral berbahaya dalam tubuh.

    Di percobaan sebelumnya juga dilaporkan partisipan bisa tetap menggunakan alat itu sembari tidur, mandi, ataupun melakoni aktivitas harian lainnya. Bahkan Victor mengklaim komplikasi yang didapatkan pasien dengan memakai Wak jauh lebih berkurang ketimbang saat cuci darah dengan mesin.

    "Total hanya dua partisipan yang berhenti memakai alat ini, itu pun karena masalah teknis. Tetapi ketika kami tanya, seluruh partisipan mengaku ingin beralih menggunakan WAK jika alat itu sudah dilempar ke pasar," kata Victor.

    Victor mengakui alat ciptaannya masih terlihat ribet dan berat, yaitu mencapai 4,5 kg. Namun sambil jalan, ia akan terus berupaya mengurangi berat alat ini hingga tinggal 2-3 kg saja, begitu juga dengan ukurannya.

    Friday, 13 November 2015

    Hal Yang Bisa Pengaruhi Metabolisme Tubuh

    By: nur salfiatika On: 23:16
  • Share The Gag
  • Perlu anda ketahui beberapa hal yang bisa pengaruhi metabolisme tubuh,  Metabolisme sering dihubungkan dengan berat badan karena ia memengaruhi seberapa besar energi yang dibutuhkan oleh badan sepanjang waktu. Bila jumlah energi dari makanan yang masuk ke tubuh lebih besar dari kebutuhan, maka kelebihan tersebut akan jadi lemak.

    Banyak orang terlalu cepat menyalahkan metabolisme sebagai penyebab gemuk, padahal nyatanya  pilihan makanan yang lebih sehat dan olahraga adalah cara yang tepat untuk menjaga berat badan.

    Namun demikian tentu tak ada salahnya untuk mengetahui kira-kira hal apa saja yang bisa pengaruhi metabolisme tubuh :
     
    1. Massa otot
    Otot membutuhkan lebih banyak energi untuk berfungsi dengan baik bila dibandingkan dengan hanya lemak saja. Oleh karena itu semakin banyak jumlah otot yang dimiliki oleh tubuh maka semakin besar pula energi yang dibutuhkan sehari-hari.

    Meski hampir sebagian besar bentuk olahraga dapat membantu pembentukkan otot, latihan ketahanan dan kekuatan seperti angkat beban, push-up, atau squats lebih bagus.

    2. Usia
    Seiring perjalanan usia ketika seseorang bertambah tua, jumlah energi yang dibakar oleh tubuh atau basal metabolic rate (BMR) memang akan semakin berkurang. Hal ini terjadi karena sebagian besar massa otot menghilang dan juga ada perubahan pada hormon serta neurologis.

    Hal kebalikannya terjadi pada bayi atau anak-anak yang memasuki masa pertumbuhan pesat. Saat itu BMR mereka juga alami peningkatan.

    3. Luas permukaan tubuh
    Orang-orang dengan tubuh besar cenderung memiliki BMR tinggi karena mereka memiliki organ dalam yang lebih besar dan jumlah cairan tubuh yang lebih banyak untuk dijaga aktif.

    Orang bertubuh tinggi juga cenderung memiliki permukaan kulit yang besar sehingga butuh banyak energi untuk mempertahankan suhu tubuh yang konstans.

    4. Jenis kelamin
    Untuk masalah jenis kelamin karena sebagian besar pria memiliki rangka untuk tubuh yang lebih besar maka kebutuhan energinya juga besar.

    Komposisi tubuh seperti tulang, lemak, dan otot antara pria dan wanita juga berbeda dengan pria secara alamiah memiliki lebih banyak otot sehingga menyebabkan konsumsi energi yang berbeda. Wanita di lain sisi memiliki lebih banyak lemak yang disebut ahli mungkin ada agar optimal melahirkan anak.

    5. Genetik
    Beberapa orang memang dilahirkan dengan genetik yang membuat kebutuhan energi atau metabolismenya tinggi. Hal tersebut normal-normal saja tapi terkadang ada juga beberapa penyakit genetik yang bisa memengaruhi metabolisme.

    Meski Human Genome Project pada 2003 telah mengidentifikasi banyak genetik, sampai saat ini peneliti masih belum mengetahui jelas bagaimana gangguan metabolisme berhubungan dengan penyimpangan genetik.

    Itulah hal yang bisa pengaruhi metabolisme tubuh, semoga bermanfaat

    Tips Mudah Pencegahan Diabetes

    By: nur salfiatika On: 22:59
  • Share The Gag
  • Adakah Tips Mudah Penegahan Diabetes. Pencegahan diabetes bisa dimulai dari diri sendiri. Caranya, dengan mengatur isi piring makan Anda.

    dr Lily S Sulistyowati, MM, Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan, mengatakan makanan sangat berpengaruh terhadap risiko diabetes. Mengonsumsi makanan cepat saji atau makanan instan dikatakan dr Lily sebagai salah satu faktor risiko terserang diabetes.

    "Makanan instan memang membantu karena bisa dimakan pagi, siang atau malam. Tapi mengonsumsi makanan instan tidak bijak karena nilai gizinya sedikit tapi tinggi kalori," tutur dr Lily, dalam konferensi pers Simposium Nasional Hari Diabetes Sedunia di Hotel Mandarin Oriental, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2015).

    dr Lily menambahkan konsumsi makanan instan harus dilakukan dengan bijak. Jangan muncul persepsi makanan instan akan sehat jika ditambahkan sayuran satu atau dua lembar.

    Makanan sehat dikatakan dr Lily terdiri dari makanan dengan gizi seimbang, sehingga menu makanan harus mengandung karbohidrat, protein, serat serta vitamin dan mineral.

    "Jadi kalau makan, piringnya diperbanyak sayurnya. Jangan lupa juga konsumsi buah. Buah mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh," tutur dr Lily lagi.

    Oleh karena itu edukasi tentang makanan sehat sangat perlu. Edukasi diberikan kepada para ibu sehingga anak bisa terbiasa makan makanan sehat dan akhirnya terhindar dari risiko diabetes di kemudian hari.

    "Kalau ibu terhadap makanan kurang baik, anak yang akan terdampak. Makanya harus dibiasakan anak makan sehat sejak sedini mungkin," pungkasnya.

    Itulah tips mudah pencegahan diabetes, semoga bermanfaat

    Faktor Ibu Hamil Lebih Peka pada Bau

    By: nur salfiatika On: 22:48
  • Share The Gag
  • Kenapa ibu hamil lebih peka pada bau. Beberapa ibu hamil sepertinya memiliki daya penciuman yang lebih kuat daripada sebelumnya. Ini bukan berarti ibu hamil berubah menjadi manusia dengan hidung super. Lalu apa penyebabnya?

    Meningkatnya kemampuan penciuman disebut sebagai hiperosmia. Dikutip dari Huffington Post, sekitar dua per tiga perempuan mengatakan indra penciuman mereka lebih kuat saat hamil. Sebuah studi melaporkan perempuan hamil sensitif pada bau-bauan sepetti makanan goreng, asap rokok, makanan basi, parfum dan rempah-rempah.

    Debri Widya, mengaku pada saat hamil penciumannya menjadi lebih sensitif pada bau-bauan tertentu. Penciuman yang lebih sensituf dirasakan Debri sejak kehamilannya memasuki usia empat bulan.

    "Aku sensitif sama bau sampah dan bawang. Kalau ngelewatin tempat pembuangan sampah di pinggir jalan, aku mau muntah. Pernah sampai muntah juga,"

    Padahal sebelum hamil, Debri biasa melewati tempat pembuangan sampah tersebut dan tidak pernah merasakan apapun. Selain sampah, penciuman Debri juga sensitif terhadap bawang. Alhasil setiap kali ada aktivitas memasak di rumahnya, pintu dapur akan selalu ditutup.

    Tak cuma itu, bau asam keringat dan asap kendaraan yang menempel di pakaian pun membuat Debri tidak nyaman. "Aku nggak mau dekat-dekat suami kalau dia habis pulang kerja, bau asem sama bau knalpot bikin pusing karena dia naik motor," tutur perempuan berkacamata ini.

    Debri mengakui penciumannya memang lebih tajam pada saat hamil. Pernah suatu kali di kantor dia mencium bau makanan basi. Padahal teman-teman lain tidak menciumnya. Usut punya usut, ternyata di laci meja salah satu temannya tempat makan yang belum dicuci, sehingga memang tercium bau makanan basi.

    Setelah Debri melahirkan si kecil Tisha, Juli 2014 lalu, dia mengaku penciumannya tidak setajam dulu. Tapi sedikit lebih tajam daripada saat sebelum hamil.

    Beberapa studi pernah digelar untuk meneliti ambang deteksi aroma saat hamil dan saat tidak hamil. Namun dalam sebuah studi yang melibatkan enam aroma berbeda, ternyata tidak ada perbedaan dalam deteksi ambang batas antara kedua kelompok.

    Karena ada inkonsistensi yang dialami ibu hamil terkait penciuman, maka disimpulkan perempuan hamil tidak selalu memiliki penciuman yang lebih kuat. Meskipun memang mungkin lebih baik dalam mengidentifikasi bau.

    Penelitian lainnya menemukan perempuan hamil lebih mungkin untuk menilai berbagai bau yang secara signifikan kurang menyenangkan ketimbang mereka yang tidak hamil. Hal ini dikaitkan dengan kondisi di awal kehamilan yang umumnya tubuh menolak beberapa macam makanan tertentu. Bisa jadi ini karena makanan tersebut dirasa tidak baik atau beracun bagi perkembangan janin, sehingga 'sensitivitas jijik' memotivasi para ibu untuk menghindari paparan kontaminan. Mungkin ini bisa menjelaskan kenapa ibu hamil sensitif pada bau asap rokok dan makanan basi.

    Itulah mengapa ibu hamil lebih peka terhadap bau, semoga bermanfaat bagi para bunda semua 😊😊

    Tuesday, 10 November 2015

    Program Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA

    By: nur salfiatika On: 03:49
  • Share The Gag
  • Perlukah Program Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA Dimasukkan ke Sekolah?
    Pencegahan penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya)  dikatakan sebagian pakar perlu diajarkan di sekolah. Seberapa penting?

    Prof Dr dr Dadang Hawarin, Psikiater dari Madani Mental Health Care Foundation mengatakan bahwa materi soal pencegahan penyalahgunaan NAPZA penting dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Hanya tentu saja porsinya berbeda untuk tiap tingkatan.

    "Harus berbeda untuk SD, SMP, SMA dan mahasiswa. Kalau SD dan SMP mungkin bisa dijelaskan soal efek dan dampaknya untuk tubuh. Kalau SMA dan mahasiswa lain lagi," tutur Prof Dadang

    Penjelasan soal efek dan dampak penyalahgunaan bisa dilakukan sejak SD dan SMP. Guru di sekolah bisa menjelaskan bahwa menyalahgunakan NAPZA dapat membuat kecanduan dan merusak mental dan berujung pada gangguan jiwa dan adiksi.

    Ketika SMA, murid bisa dijelaskan soal 'kesenangan semu' yang didapat dari NAPZA. Guru juga bisa menjelaskan bahwa penyalahgunaan NAPZA tidak keren, tidak gaul dan malah merusak diri sendiri.

    Pada level mahasiswa yang sudah lebih dewasa, bisa diterangkan juga bahwa dampak penyalahgunaan NAPZA tidak hanya kepada diri sendiri. Orang tua, kerabat dan keluarga juga akan terkena dampak yang merugikan.

    Masuknya pendidikan soal pencegahan penyalahgunaan NAPZA tidak hanya bermanfaat bagi murid, tapi juga guru dan orang tua. Prof Dadang menjelaskan bahwa guru akan mempelajari dulu sebelum memberikan materi kepada murid dan membuat pemahaman soal korban NAPZA meningkat.

    Itulah pentingnya program pencegahan penyalahgunaan NAPZA untuk diterapkan di sekolahan.